Monday, October 29, 2012

Sandiwara Kepala




Yang pejam ketika luka ingin dipandang
Enggan tunai walau sekedar melirik
apalagi senganga pegun terbeliak di sudut ranum

Yang bisu ketika sesat bertanya tuju
Ikat lidah dengan seribu diam
Tak semeriah sambut  pesta pujian

Yang tuli ketika lemah bisikkan nyeri
Gendang tibatiba alergi rintih
Tetapi tidak pula pada desah si dada putih

Kepedulian kadang sebatas iklan
dari agenda yang dipasarkan

*
Sandiwara di kepala
tak kenal kasta atau usia

……………………….....................
Lonk.29102012.

2 comments:

  1. kesasar ke blog ini, malah dapat pencerahan...top markotop

    ReplyDelete

Kritik dan saran amatlah diharapkan.
Salam hormat & happy blogging.

BERBAGI DAN SALING BELAJAR